Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini sekaligus juga dirangkai dengan acara launching Buku Mudik Medhayoh Bojonegoro. Kegiatan ini mengambil start di Jalan P. Mas Tumapel Bojonegoro.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Pj Sekda Bojonegoro dan para Staf Ahli beserta Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Bojonegoro, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Direktur BUMD, serta para camat se- Kabupaten Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, menyampaikan, kegiatan yang menampilkan budaya dan ragam kreasi ini diikuti oleh 15 lembaga pendidikan dan 15 tim kesenian oklik umum. Dengan diselenggarakanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan semangat bagi Umat Muslim di Kabupaten Bojonegoro dalam menyambut momentum hari kemenagan.
“Melalui kegiatan ini diharap dapat dijadikan sarana untuk menyampaikan pesan dalam mempererat tali silaturahmi antar seniman oklik Bojonegoro,” ujarnya.
Bupati Setyo Wahono juga berharap, acara tersebut mampu mengembangkan ekonomi kreatif melalui event kebudayaan lokal seni pertunjukan. Sehingga perlu ada sinergi antara seniman, masyarakat dan pemerintah agar kebudayaan lokal tetap terjaga dan lebih dikenal masyarakat di era kemajuan teknologi yang serba gadget ini.
“Kepada para peserta Parade Oklik dan Gema Takbir, untuk senantiasa menjaga keselamatan di perjalanan selama mengikuti pawai dan tertib sampai ke garis finish,” kata Bupati.
Selain itu, dengan digelarnya Parade Oklik ini nantinya juga bisa menjadi kebanggaan Bojonegoro, kebanggaan nasional dan kebanggaan bagi dunia. Pasalnya, budaya oklik itu tidak semua punya. Dari sisi kesejarahan, oklik Bojonegoro ini dulunya untuk mengusir pagebluk atau penyakit di pertanian.
“Malam ini kami juga akan meluncurkan buku mudik medhayoh Bojonegoro,” pungkas Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Welly Fitrama, mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian event yang telah dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan dan menyiarkan Bulan Ramadhan 2025. Selain itu, kegiatan Parade Oklik juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, melalui takjil pelaku ekraf dan bazar UMKM juga mengenalkan produk dan kebudayaan asli Bojonegoro yaitu oklik.
“Dalam event ini kami juga menginformasikan tempat wisata di Bojonegoro, yang nanti akan dilaunching buku Saku Mudik Lebaran di Bojonegoro, Medhayoh Bojonegoro,” ungkapnya.(Pen/Red)
Kontributor : Trisno Wibowo
KODIM 0813 BOJONEGORO